Azab Meninggalkan Sholat

Apa itu Sholat?

Pengertian Sholat

Dalam buku yang bertajuk Misteri Kedua Belah Tangan dalam Salat, Zikir, dan Doa yang ditulis DR KH Badruddin Hasyim Subky, M HI,

akar kata sholat adalah shalla sholattun yang berarti wa aqimushshalata da’aa’. Kata shalla memiliki arti doa dan kata shalat artinya mendirikan sholat.

Kata shalla jika dibaca menjadi ‘shalallahu ‘alaih’ yang mengandung makna semoga Allah SWT memberikan rahmat atau keberkahan kepada hambaNya.

dan Sholat berasal dari bahasa Arab yang berarti doa, dan doa adalah sebuah permohonan.

Orang yang meninggalkan Sholat akan di azab 4 hal :

1.Di dunia rizki barokahnya akan di cabut oleh Allah.

2. Ketika sakaratul maut akan merasa sangat haus dan lapar.

3.Alam kubur akan mendapatkan siksa paling pedih.

4.Hari kiamat ->Problem yang terdapat dalam point 1-3.

Hukum Sholat

Bagi seorang muslim yang sudah baligh mengerjakan sholat lima waktu hukumnya adalah fardhu ‘ain.

Wajib atau fardhu adalah hukum yang menyatakan suatu perkara bila di kerjakan akan mendapat pahala dan apabila di tinggalkan akan mendapatkan dosa.

Sebagai contoh perkara wajib antara lain sholat lima waktu, sholat jenazah, puasa ramadhan, puasa kifarat, membayar zakat dan lain sebagainya.

Jika di tinjau dari orang yang melaksanakan, wajib atau fardhu terbagi lagi jadi dua yaitu:

  1. Fardhu ‘ain, yaitu kewajiban secara pribadi yang mana untuk menggugurkan kewajiban ini tidak bisa di wakilkan kepada orang lain. Contoh kewajibannya misalnya sholat lima waktu dan puasa ramadhan.
  2. Fardhu kifayah, yaitu kewajiban secara berkelompok yang mana untuk menggugurkannya apabila ada satu saja orang dari kelompok itu mengerjakan maka gugurlah kewajiban untuk yaeg lainnya. Contoh kewajibannya misalnya sholat jenazah.
Baca Juga:  Keutamaan Puasa Sunnah

Kembali kepada pertanyaan bagi seorang muslim yang sudah baligh mengerkan sholat lima waktu hukumnya berarti fardhu ‘ain karena sholat lima waktu

untuk menggugurkan kewajibannya harus orang itu sendiri yang mengerjakannya tidak bisa di wakilkan kepada orang lain.

Jadi bagi seorang muslim yang sudah baligh mengerjakan sholat lima waktu hukumnya fardhu ‘ain.

Nabi SAW pernah bersabda : “seseorang tidak akan terhindar dari kejelekan dunia dan akhirat kecuali dengan dzikir / ingat kepada Allah. ”

Dan sholat merupakan salah satu bentuk dzikir/doa dan ingat kepada Allah SWT.

kesimpulan

Tidak ada sesuatupun yang patut di sembah dan di ibadahi dengan benar kecuali hanyalah Allah saja yang tidak ada sekutu baginya.

Sholat bukan hanya sekedar mengugurkan kewajiban saja akan tetapi suatu wujud ketaatan kita rasa syukur dan bentuk penyembahan kita Kepada Alllah subhanahuwa ta’alah.

Baca juga artikel terkait : resep ala rosul agar terhindar dari azab

Ponpes Darul Ulum Addiniyah - Melayani dan Bermanfaat Bagi Banyak Orang
× Kontak Kami