Konsep Dzikir yang Baik dan Benar

Konsep Dzikir yang Baik dan Benar

Sebagaimana kita ketahui bahwa dzikir punya konsep yang baik dan benar.

Bagaimana sih konsep yang baik dan benar itu?. simak penjelasan dalam kitab Al-hikam berikut ini :

Bacaan Lainnya

Orang yang majdzub berdasarkan pengaturan bangunan ini dirinya tidak mempunyai jalan / proses untuk dzikir kepada Allah dengan baik dan hal ini terjadi pada kebanyakan orang-orang majdzub.

Kendati demikian ada sebagian kecil dari majdzub yang mempunyai jalan untuk dzikir kepada Allah melalui pertolongannya

Sehingga proses untuk dekat kepada Allah berlangsung sangat cepat sebagaimana orang majdzub itu yang secara cepat dekat kepada Allah

Mereka ini kehilangan apa saja yang mengikuti dan kehilangan angan-angan panjangnya.

Kemudian syekh Ibnu athaillah menyampaikan isyarat tentang dzikir yang ideal baik berkaitan dengan dzikirnya majdzub maupun dzikirnyanya salik hikmah ini adalah

ماكان ظاهرذكرأى ذكر ظاهر الاعن باطن شهود وفكر

“Tidak akan ada dzikir lahiriyah yang benar kecuali dengan batiniyah yang mampu di gunakan untuk melihat dan memikirkan kebesaran Allah subhanahu wa ta’ala”

Bagi masing-masing majdzub dan salik dzikir lahiriyahnya tidak pernah di lakukan kecuali batinnya di gunakan untuk melihat kebesaran Allah.

Konsep Dzikir yang Baik dan Benar

Kesimpulan :

Dapat di simpulkan bahwa dzikir yang baik dan benar itu : Blended antara lisan dan hatinya nyambung, dhohir dan bathinnya nyambung

baca juga : dzikirnya orang jadzab lebih mudah dari tarikan nafas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *