Pesan Gus Chaedar Kepada Penerus Bangsa

Kita adalah generasi muda penerus bangsa. Jangan biarkan bangsa ini lemah sebab kita. Jika orang tua kita hanya bisa berangan-angan untuk bangsa maka kita harus bisa mengubah bangsa.

Siapakah Gus Chaedar itu ?

Gus Chaedar atau KH. R. Chaedar Muhaimin adalah pengasuh pondok pesantren al-Munawwair kerapyak Yogyakarta dan Pengasuh JTMJP Padang jagat pusat.

Bacaan Lainnya

JTMJP adalah kepanjangan dari jam’iyyah Ta’lim wal Mujahadah Jum’at Pon. Pendirian Komplek Padang Jagad ini bertujuan sebagai wadah untuk mendidik santri agar bisa terjun atau berdakwah di masyarakat.

Pesan Gus Chaedar Kepada generasi Penerus NU

Nahdlatul Ulama (NU) berada di Indonesia berlandaskan titah Tuhan kepada Mbah Kholil, Mbah Kholil kepada Mbah Hasyim, Mbah Hasyim kepada kita sebagai generasi penerus Nahdlatul Ulama.

Pesan Gus Chaedar kepada orang Nahdlatul Ulama khususnya kepada generasi penerus Nahdlatul Ulama :

“Orang NU ini selalu diajari wongke wong sing wes tua senajan wong Kuwi sopo wae, elingke eling Dungo dinoga sing elek gen apik sing apik gen tambah apik.”

Artinya kita sebagai generasi penerus NU dan masyarakat NU pada umumnya harus melakukan ngewongke wong atau memperlakukan seseorang dengan baik.

Banyak anak muda saat ini telah kehilangan moral karena perkembangan teknologi.

Pesan Gus Chaedar Kepada Santri Bangsa Indonesia

Gus Chaedar pun berpesan kepada para santri sebagai generasi penerus bangsa dan generasi penerus Nahdlatul Ulama:

“Santri iku sing luwes kuwes, Ning Yo pantes lan Yo teges.”

Santri itu harus bisa melakukan apa yang ia inginkan, harus berkompeten dalam berbagai bidang, harus memantaskan diri sebagai santri dan santri itu harus kuat.

Seorang Santri itu harus tegas artinya tidak melanggar prinsip atau larangan syarat agama yaitu melakukan apa yang boleh dan meninggalkan apa yang tidak boleh.

Pesan Gus Chaedar Kepada generasi Penerus Bangsa

Gus Chaedar berharap generasi muda yang memiliki masa depan yang cerah :

“Jangan hancurkan masa depanmu yang hebat. Belajar, belajar, belajar. Pasti kamu semua akan diintervensi oleh Tuhan dan kamu semua akan mendapatkan apa yang kamu cita-citakan.”

Dari penuturan KH. R. Chaedar Muhaimin dapat kita ambil pelajaran bahwa kita sebagai generasi muda semuanya memiliki masa depan yang hebat hanya saja kadang kita menghancurkan masa depan itu karena cara kita untuk menggapainya yang salah.

Tuhan tidak akan pernah tinggal diam ketika melihat hamba-hamba-Nya siap bekerja keras untuk berubah menjadi lebih baik demi mencapai masa depan yang lebih baik.

Dan belajar adalah usaha kita untuk menggapai masa depan yang hebat sedang Tuhan pasti akan campur tangan dengan apa yang kita usahakan.

Jika Tuhan bercampur tangan dengan apa yang kita inginkan, dengan apa yang kita lakukan dan dengan apa yang kita usahakan maka yakinlah dengan seizi-NYA apa yang kita cita-citakan pasti tercapai.

Untuk mengubah dunia khususnya bangsa Indonesia tidak cukup dengan berangan-angan tetapi kita harus belajar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *