Senyum Itu Damai

Dalam fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang senyum untuk menampilkan kebahagiaan dan rasa senang.

Manfaat senyum :

Bacaan Lainnya
  1. Meningkatkan imun.Senyum adalah salah satu cara untuk merilekskan tubuh dan dapat menenangkan otot wajah.
  2. Menenangkan pikiran.Dengan senyum dapat mengurangi ketegangan dan sebab itu pikiran menjadi lebih positif.
  3. Awet Muda tersenyum bisa melatih otot-otot di sekitar mulut dan bibir dan mencegahnya kendur dan keriput.
  4. Kesehatan Jantung Dengan senyum kita akan lebih rileks dan menurunkan detak jantung.
  5. Kurangi Stres Tersenyum melepaskan serotonin dan dopamin dalam tubuh seseorang. Hormon-hormon ini mengendalikan tingkat kebahagiaan Anda dengan mengurangi stres.

“Tersenyumlah maka kau akan merasa damai”

Dalam kalimat tersebut sangatlah relevan dengan hadits kudsi riwayat Imam Baihaki artinya kurang lebih seperti ini :

Allah سبحانه وتعالى memberikan Wahyu kepada malaikat Jibril عليه سلم “gulingkan kota ini beserta para penghuninya!”.

Malaikat Jibril عليه سلم pun berkata “wahai Tuhanku, sesungguhnya didalam kota itu ada hambaMU yang bernama Fulan yang tidak pernah bermaksiat kepadaMU walau sekejap mata.”

Allah تعالى kemudian berkata kembali “gulingkan kota itu! Berserta si Fulan dan seluruh penduduk yang ada. Karena sesungguhnya wajah si Fulan itu tidak pernah menunjukkan keramahan walau sesaat pada masa yang lalu.”

Dari riwayat tersebut keterangan dalam kitab Irsyadul Ibad menggambarkan akibat dari tidak pernah tersenyum.

Dan dalam kitab sajarotul Ma’arif Bab tentang berbuat baik dengan akhlaq dan perilaku bahwa terdapat pasal bahwa senyum ketika bertemu dan memudahkan komunikasi termasuk ajaran Rasulullah ﷺ melalui malaikat Jibrilعليه سلم.

Bahwa malaikat Jibril عليه سلم pernah berkata :”Saya tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ kecuali beliau tersenyum kepadaku hal ini dibenarkan juga oleh Sohabat Jabir رضي الله عنه.

والله اعلم بالصواب

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar