Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 76

Tafsir Al-Kahfi Ayat 76

Assalamualaikum, kali ini kami akan melanjutkan kajian tafsir dari yang sebelumnya. Yakni Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 76. Sebelum membaca 4 tafsir mari kita baca terlebih dahulu ayat beserta terjemahannya menurut Al-Qur’an Kemenag

Q.S. Al-Kahfi : 76


قَالَ اِنْ سَاَلْتُكَ عَنْ شَيْءٍۢ بَعْدَهَا فَلَا تُصٰحِبْنِيْۚ قَدْ بَلَغْتَ مِنْ لَّدُنِّيْ عُذْرًا

Bacaan Lainnya

Artinya :
Dia (Musa) berkata, “Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu setelah ini, maka jangan lagi engkau memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya engkau sudah cukup (bersabar) menerima alasan dariku.”

Tafsir Jalalain Surat Al-Kahfi Ayat 76

Kemudian mendengar ucapan dari Nabi Khidir ini, maka Nabi Musa-pun berkata “Jikalau saya bertanya kepadamu tentang sesuatu setelah peristiwa ini. Maka janganlah engkau memperbolehkan aku untuk mengikutimu, sungguh benar-benar engkau telah cukup memberikan kesempatan menyampaikan alasan dari diriku.”

”Menurut satu riwayat لَدُنِّيْ di baca لَدُنِيْ tanpa ada tasydid di lafadz Nun (ن).

Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Kahfi Ayat 76

Nabi Musa a.s menyatakan kesanggupannya untuk tidak bertanya kembali atas apa yang di lihat bersama Nabi Khidir ini setelah peristiwa pembunuhan anak kecil. Dan Nabi Khidir sendiri telah menerima dua kali alasan yang di sampaikan Nabi Musa mengapa bertanya atas apa yang dilihat.

Menurut sebuah riwayat bahwa Baginda Nabi Muhammad Saw ketika beliau mengingat seseorang kemudian mendo’akan orang tersebut. Maka Nabi Saw pun berdo’a dengan mulai mendo’akan dirinya sendiri sehingga suatu hari beliau berdo’a.

Do’anya yaitu “Rahmat Allah itu semoga tetap ada pada kita dan kepada Nabi Musa a.s. Jikalau saja Nabi Musa masih bersama dengan temannya sungguh Nabi Musa itu akan melihat berbagai keajaiban. Akan tetapi Nabi Musa sendiri mengucapkan Q.S. Al-Kahfi ayat 76.”

Tafsir Munir Surat Al-Kahfi Ayat 76

Nabi Musa a.s menyatakan kembali jika beliau mengulangi bertanya untuk yang ketiga kali dari apa yang beliau lihat bersama Nabi Khidir. Maka beliau siap untuk tidak lagi bersama Nabi Khidir.

Tafsir Baidhowi Surat Al-Kahfi Ayat 76

Rasulullah Muhammad Saw pernah berdo’a di suatu hari “Semoga Allah merahmati saudaraku yakni Nabi Musa a.s yang berada dalam keadaan malu dengan menyampaikan pernyataan seperti ini.”

Kemudian Baginda Nabi menjelaskan do’anya ini “Seandainya Nabi Musa terus bersama temannya sungguh beliau ini akan melihat banyak keajaiban.”

Penutup

Demikianlah kajian 4 tafsir dari Surah Al-Kahfi Ayat 76. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca Juga : Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 77

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *