Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 87

Tafsir Al-Kahfi Ayat 87

Assalamualaikum, kali ini kami akan melanjutkan kajian tafsir dari yang sebelumnya. Yakni Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 87. Sebelum membaca 4 tafsir mari kita baca terlebih dahulu ayat beserta terjemahannya menurut Al-Qur’an Kemenag

Q.S. Al-Kahfi : 87

قَالَ أَمَّا مَن ظَلَمَ فَسَوۡفَ نُعَذِّبُهُۥ ثُمَّ يُرَدُّ إِلَىٰ رَبِّهِۦ فَيُعَذِّبُهُۥ عَذَابٗا نُّكۡرٗا  ٨٧

Bacaan Lainnya

Artinya :

Berkata Dzulkarnain: “Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya.

Tafsir Jalalain Surat Al-Kahfi Ayat 87

Raja Dzulqornain itu berkata “Adapun orang- orang yang berbuat dzolim dengan melakukan kesyirikan, maka kami akan memberi sanksi kepada mereka dengan cara memeranginya.

Kemudian orang- orang tersebut akan di kembalikan kepada Tuhannya dan Tuhannya pun akan menyiksanya dengan siksaan yang pedih besok di hari kiamat.”

Menurut satu versi qiro’ah lafadz نُكْرًا di baca  نُكُرًا   

Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Kahfi Ayat 87

Bahwa penduduk yang berada diwilayahnya raja Dzulqornain ketika terus melakukan kekufuran dan melakukan kesyirikan kepada Tuhannya maka raja Dzulqornain pun mengambil sikap. Dengan memberi sanksi dengan mendatangi rumah-rumah mereka.

Sehingga ketika tidak mau taubat mereka pun akan diperangi dengan meninggal dalam keadaan kufur dan menyekutukan Allah.

Mereka ini akan bertemu kembali kepada Allah dengan mendapatkan siksaan kembali pada hari pembalasan dengan siksaan yang sangat pedih.

Tafsir Munir Surat Al-Kahfi Ayat 87

Bagi penduduknya yang tetap dalam kekufuran dan kesyirikan setelah lama diajak untuk masuk agama Islam kemudian tetap dalam kekufuran dan kesyirikannya.

Maka raja Dzulqornain pun akan memberi sanksi dengan memeranginya dan kemudian orang-orang tersebut pun akan kembali kepada Allah besok di hari kiamat dengan mendapatkan siksaan yang pedih.

Tafsir Baidhowi Surat Al-Kahfi Ayat 87

Bahwa sebenarnya Raja Dzulqornain itu sebelum melakukan sanksi kepada kaumnya beliau terlebih dahulu melakukan dakwah.

Yakni ajakan untuk menyembah kepada Allah dan jika kaumnya di temukan dengan melakukan kedzoliman melalui tetap kufur dan tetap menyekutukan Allah maka raja Dzulqornain memberikan sanksi di dunia dengan di perangi.

Dan kemudian orang-orang tersebut pun akan disiksa kembali oleh Allah dengan siksaan yang tidak pernah di temukan sebelumnya.

Penutup

Demikianlah kajian 4 tafsir dari Surah Al-Kahfi Ayat 87. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca Juga : Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 88

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *