Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 98

Tafsir Al-Kahfi Ayat 98

Assalamualaikum, kali ini kami akan melanjutkan kajian tafsir dari yang sebelumnya. Yakni Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 98. Sebelum membaca 4 tafsir mari kita baca terlebih dahulu ayat beserta terjemahannya menurut Al-Qur’an Kemenag.

Q.S. Al-Kahfi : 98

وَتَحۡسَبُهُمۡ أَيۡقَاظٗا وَهُمۡ رُقُودٞۚ وَنُقَلِّبُهُمۡ ذَاتَ ٱلۡيَمِينِ وَذَاتَ ٱلشِّمَالِۖ وَكَلۡبُهُم بَٰسِطٞ ذِرَاعَيۡهِ بِٱلۡوَصِيدِۚ لَوِ ٱطَّلَعۡتَ عَلَيۡهِمۡ لَوَلَّيۡتَ مِنۡهُمۡ فِرَارٗا وَلَمُلِئۡتَ مِنۡهُمۡ رُعۡبٗا ١٨

Bacaan Lainnya

Artinya :

Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka.

Tafsir Jalalain Surat Al-Kahfi Ayat 98

Keberhasilan yang di alami oleh Raja Dzukqornain dengan pembuatan tembok / benteng yang mampu menghadang Ya’juj Ma’juj beliau ungkapkan dengan sebuah ucapan.

Yaitu “Benteng yang berhasil kita buat ini adalah sebuah rahmat yakni nikmat dari Tuhanku (Allah Swt) karena benteng ini mampu mencegah munculnya Ya’juj Ma’juj dari wilayahnya menuju daerah kekuasaan Raja Dzulqornain.”

Beliau juga berkata ”Ketika janji Tuhanku sudah datang yakni keluarnya Ya’juj Ma’juj dari wilayah mereka, maka Allah pun menjajikan benteng itu menjadi benteng yang berdiri kokoh dan membentang. Janji Tuhanku itu akan keluarnya Ya’juj Ma’juj itu adalah sesuatu yang benar adanya.”

Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Kahfi Ayat 98

Melalui ayat ini, setelah selesai membangun benteng bersama rakyatnya maka Raja Dzulqornain pun berkata : “Inilah bentuk rahmat Allah yang di berikan kepada umat manusia. Karena sejak berdirinya benteng ini Ya’juj Ma’juj sudah tidak bisa menggangu di muka bumi ini dan berbuat kerusakan.

Namun pada akhirnya nanti menjelang hari kamat Ya’juj Ma’juj itu pun akan berhasil keluar dari sarangnya untuk berbuat kerusakan.”

Tafsir Munir Surat Al-Kahfi Ayat 98

Di saat keberhasilan membuat benteng telah selesai maka Raja Dzuqornain berkata kepada orang–orang yang ada di sekitarnya bahwa benteng yang berhasil kita buat ini adalah sebuah kenikmatan yang sangat besar (rahmat) dari Tuhanku untuk semua makhluk.

Namun ketika janji Allah untuk mengeluarkan Ya’juj Ma’juj maka tembok/benteng ini akan di jadikan oleh Allah rata kembali. Dengan tanah dan dengan keluarnya Ya’juj Ma’juj yang berhasil menembus tembok adalah waktu yang mendekati kiamat yang sesungguhnya.

Tafsir Baidhowi Surat Al-Kahfi Ayat 98

Kekokohan tembok ini yang mampu menjaga gangguan Ya’juj Ma’juj adalah bentuk rohmat dari Tuhanku atas hamba-hamba-Nya. Kendati demikian Raja Dzulqornain pun mengatakan di saat kiamat terjadi, maka sebelum itu Ya’juj Ma’juj akan mampu keluar dari sarangnya.

Dan tembok yang kokoh ini akan dibuat rata tanah dengan Allah ini. Di akhir ayat inilah akan menjadi akhir cerita keberadaan Raja Dzulqornain.

Penutup

Demikianlah kajian 4 tafsir dari Surah Al-Kahfi Ayat 98. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca Juga : Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 99

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *