Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Kahfi Ayat 16

tafsir surah al-kahfi ayat 16

Sebelum kita membahas tafsir al-Qur’an surah al-Kahfi ayat 16, marilah kita mengetahui terlebih dahulu terjemahan ayatnya:

وَإِذِ ٱعۡتَزَلۡتُمُوهُمۡ وَمَا يَعۡبُدُونَ إِلَّا ٱللَّهَ فَأۡوُۥٓاْ إِلَى ٱلۡكَهۡفِ يَنشُرۡ لَكُمۡ رَبُّكُم مِّن رَّحۡمَتِهِۦ وَيُهَيِّئۡ لَكُم مِّنۡ أَمۡرِكُم مِّرۡفَقٗا  ١٦

Bacaan Lainnya

Artinya : “Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu. Niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu.”

Penjelasan di bawah ini merupakan penjelasan tafsir al-Qur’an surah al-Kahfi ayat 16. Yang tertera dalam beberapa tafsir yang masyhur di kalangan para pencari ilmu. Mau tahu bagaimana penjelasannya? Yuk mari terus menggali ilmu-ilmu dari para mufassir al-Qur’an melalui kitab tafsirnya berikut ini:

Tafsir Jalalain Surah Al-Kahfi Ayat 16

Sebagian pemuda Ashabul Kahfi berkata kepada sebagian yang lain, “Jika kalian semua meninggalkan kaum yang menyembah berhala tersebut (para pemuda Ashabul Kahfi ini tidak menyembah kecuali hanya kepada Allah). Maka mengungsilah kalian semua menuju gua. Jika kalian melakukan ini, maka Allah akan melimpahkan sebagian rahmatnya kepada kalian. Serta Allah akan menyediakan segala sesuatu yang bisa kalian ambil manfaatnya dari urusan kalian nanti.

Artinya setelah sampai di dalam gua mereka meyakini bahwa Allah akan menyiapkan sesuatu yang bisa diambil manfaatnya untuk kebutuhan makan atau sarapan pagi dan sore.

Menurut satu versi qiro’ah lafadz ﻣِرْﻓَﻘًﺎ dibaca ﻣِرْﻓَﻘًﺎ dan menurut qiro’ah yang lain dibaca ﻣَرْﻓَﻘًﺎ.

Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Kahfi Ayat 16

Melalui ayat ini Allah SWT. memberikan informasi kepada kita atas solusi yang Allah berikan kepada para pemuda Ashabul Kahfi. Yang telah memutuskan untuk meninggalkan daerahnya meskipun dengan terjadi pengejaran oleh seorang raja dan kaumnya kepada mereka.

Dalam keadaan mereka melarikan diri dan butuh solusi apa yang harus mereka lakukan (dengan cepat dan tepat). Maka Allah memberikan ilham kepada sebagian pemuda untuk bisa menyampaikan kepada yang lainnya.

Ilham itu adalah memutuskan mengungsi menuju sebuah gua. Serta sebagian pemuda ini meyakinkan kepada yang lain bahwa Allah akan memberikan rahmatnya dan akan menyelamatkan dari kejaran kaumnya itu.

Ketika mereka menuju gua, sebenarnya raja dan kaumnya itu mengetahui dan mengejarnya. Akan tetapi dalam pengejarannya ini Allah SWT. menutup mata mereka, sehingga tidak melihat jejak para pemuda Ashabul Kahfi.

Hal ini pula yang Allah lakukan kepada orang kafir Makkah di saat mengejar Nabi dan sahabat Abu Bakar. Mereka berdua menyelamatkan diri dari kejaran orang kafir menuju gua Tsur.

Hal ini pun sama, kaum musyrik Makkah pernah mengejar baginda Nabi, namun mereka tidak menemukan Nabi sekalipun mereka berjalan di tempat yang sebelumnya Nabi berjalan. Sehingga sahabat Abu Bakar berkata : “Wahai utusan Allah, jikalau salah satu dari mereka melihat bekas telapak kaki kita maka sungguh mereka ini akan menemukan kita.”

Kemudian, Nabi bersabda : “Wahai Abu Bakar apa yang kau duga dan apa yang kau khawatirkan atas kita berdua ini, sedangkan Allah adalah pihak ketiga.” Maka turunlah surah At-Taubah ayat 40, yang artinya : “Janganlah engkau bersedih karena sesungguhnya Allah bersama kita.”

Tafsir Munir Surah Al-Kahfi Ayat 16

Ketika para pemuda Ashabul Kahfi ini mengalami kecemasan dalam kejaran raja dan rakyatnya, kendati mereka melakukan pilihan yang tepat dengan konsisten beriman kepada Allah. Maka di saat itulah Allah memberi jawaban melalui ucapan salah satu pemuda Ashabul Kahfi bahwa solusinya adalah mengungsi menuju gua.

Allah pun akan memberikan rahmat yang luar biasa untuk keperluan mereka hidup di dunia dan akherat. Serta Allah akan mempermudah urusan kalian semua dengan memberikan sesuatu yang bisa diambil manfaatnya.

Tafsir Baidhowi Surah Al-Kahfi Ayat 16

Bahwa Allah akan memberi solusi atas hamba-Nya yang menjaga ketauhidan kepada Allah. Kemampuan untuk meyakini rahmat Allah yang diturunkan muncul sebab kuatnya keyakinan terhadap anugerah yang telah Allah berikan.

Baca juga: Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 17

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *