Whatsapp-Button

Tafsir Q.S Al Ankabut Ayat 27

Tafsir Q.S Al Ankabut Ayat 27

Tafsir jalalain

Dan kami ( Allah ) memberikan anugerah kepada Ibrahim putra yaitu Ishaq setelah putrav Ismail dan kami berikan pula putra Ya’kub setelah Ishak itu. Dan kami jadikan pangkat kenabian dan kami berikan kitab-kitab suci kepada keturunan Ibrahim itu. Sehingga seluruh nabi setelah nabi Ibrahim a.s semuanya adalah keturunan nabi Ibrahim. Dan yang dimaksud kitab-kitab disini adalah kitab taurat, injil, zabur dan al-quran itu sendiri. Kami berikan pula kepada Ibrahim itu balasannya di dunia dengan mendapatkan pujian yang sangat bagus pada setiap pemeluk agama samawidan dia ( Nabi Ibrahim ) besok dihari kiamat benar-benar termasuk orang-orang sholih. Status sholih di akhirat maksudnya adalah orang-orang yang menghuni syurga dan berada pada derajat yang palimh tinggi.

Tafsir Ibnu Katsir

Pada saat nabi Ibrahim berpisah dengan kaumnya karena melaksanakan perintah hijrah, maka Allah memberikan ketentraman batin nabi Ibrahim dengan diberi keturunan yang sholih dan keturunan dari anak yang juga sholih Ketika kehidupan sang kakek masih ada.

Begitu pula Allah menjadikan nabin Ibrahim sebagai kekasih pemimpin manusia, para dzuriyahnya mendapatkan pangkat kenabian, dan mendapatkan kitab-kitab suci dari Allah. Disamping itu pula Allah memberikan kebahagiaan di dunia kepada nabi Ibrahim yang terus menyambung kebahagiaannya sampai ke akhirat. Dalam hal itu nabi Ibrahim di dunia itu diberi rizki yang luas/banyak yang nyaman, rumah yang megah, pasangan yang sholihah, pujian yang baik, selalu diingat kebaikannya, dan setiap orang akhirnya mencintai nabi Ibrahim sebagai pemimpinnya.

Sohabat Ibnu Abas dan para sohabat yang lain memberikan keterangan bahwa besok dihari kiamat manusia yang taat itu akan mendapat kemuliaan yang berbeda-beda dan semuanya akan akan membawa kemuliaan sesuai dengan kemampuan melaksanakan perintah Allah dan sesuai dengan kesempurnaan ketaatan kepada Allah.

Baca Juga:  Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 41-42

Tafsi Munir

Allah SWT memberikan anugerahj nabi Ibrahim keturunan berupa nabi Ishaq setelah masa 14 tahun setelahnya keturunan Ismail, dan nabi Ishaq ini lahir dari seorang ibu yang sudah sepuh dan sebelumnya mandul. Begitu pula selanjutnya diberi keturunan seorang putra ( nabi Ya’kub ).

Sesungguhnya Allah SWT mengganti seluruh keadaan nabi Ibrahim di dunia itu dengan ganti yang sebaliknya ; yaitu keberadaan nabi Ibrahim dibakar dalam api sendirian diganti oleh Allah dengan banyaknya keturunan sehingga menyebar diseluruh dunia, Allah mengganti kerabat-kerabatnya yang sesat yang menyembah berhala diganti dengan

kerabat-kerabat yang mendapatkan hidayah dan menjadi perantara hidayah, Allah mengganti kehinaan nabi Ibrahim dan keterasingan beliau dengan kedudukan yang mulia dengan harta yang berlimpah, dan pembacaan shalawat kepada nabi Ibrahim dibarengkan dengan pembacaan shalawat atas seluruh nabi sampai hari kiamat.

Tafsir Bidhowi

Bahwa nabi Ibrahim a.s setelah kelahiran nabi Ismail beliau itu di anugerahi keturunan berupa nabi Ishaq setelah diusia senja dan usia tidak produktif beliau. Yang dimaksud Allah memberi balasan kepada nabi Ibrahim adalah diberikan keturunan-keturunan yang baik-baik dan bagus-bagus, mendapatkan pangkat kenabian, mendapatkan pujian dari seluruh agama-agama samawi dan terus mendapatkan shalawat sampai akhir dunia.

Ponpes Darul Ulum Addiniyah - Melayani dan Bermanfaat Bagi Banyak Orang