Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 37

Tafsir Al-Kahfi Ayat 37

Assalamualaikum, kali ini kami akan melanjutkan kajian tafsir dari yang sebelumnya. Yakni Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 37. Sebelum membaca 4 tafsir mari kita baca terlebih dahulu ayat beserta terjemahannya menurut Al-Qur’an Kemenag

Q.S. Al-Kahfi : 37

قَالَ لَهُۥ صَاحِبُهُۥ وَهُوَ يُحَاوِرُهُۥٓ أَكَفَرۡتَ بِٱلَّذِي خَلَقَكَ مِن تُرَابٖ ثُمَّ مِن نُّطۡفَةٖ ثُمَّ سَوَّىٰكَ رَجُلٗا ٣٧

Bacaan Lainnya

Artinya :

Kawannya (yang beriman) berkata sambil bercakap-cakap dengannya, “Apakah engkau ingkar kepada (Tuhan)yang menciptakan engkau dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan engkau seorang laki-laki yang sempurna?

Tafsir Jalalain Surat Al-Kahfi Ayat 37

Kawannya (orang mukmin) dari orang kafir berkata kepada orang kafir yang orang mukmin ini sedang bercakap-cakap dengan orang kafir tersebut. “Apakah engkau (orang kafir) mengingkari kepada Dzat yang telah menciptakanmu tanah atau debu?”

“Di karenakan Nabi Adam itu di ciptakan dari tanah berikutnya di ciptakan dengan sperma/mani. Dan selanjutnya Dzat tersebut menjadikan dirimu menjadi seorang laki-laki yang sempurna”.

Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Kahfi Ayat 37 :

Allah Swt melalui ayat ini memberikan informasi tentang bagaimana jawaban orang mukmin ketika di ajak bicara oleh orang kafir. Yaitu tentang dunia yang di bangga-banggakan orang kafir itu.

Hal ini sekaligus sebagai nasihat kepada orang kafir itu yang telah tertipu dengan dunia. Bahwa membanggakan diri dengan harta, pengikut maupun keturunan adalah sebuah kesalahan berfikir dan bentuk kealfaan terhadap Allah yang Maha Menciptakan.

Sehingga maknanya manusia adalah makhluk yang hina dan makhluk yang rendah sehingga dengan penyadaran ini di ingatkan kembali atas ketidakmampuan manusia dalam melakukan apapaun kecuali atas izin Allah.

Tafsir Munir Surat Al-Kahfi Ayat 37

Jawaban orang mukmin ini adalah jawaban untuk mengingatkan tentang keberadaan manusia. Termasuk orang kafir yang sebenarnya adalah makhluk yang lemah dan makhluk yang tidak memiliki keberdayaan dalam melakukan apapun.

Sehingga dengan penciptaan manusia yang berasal dari tanah dan mani/sperma menyadarkan bahwa kita dulu tidak pernah ada. Di adakan oleh Allah dan di bangkitkan oleh Allah.

Tafsir Baidhowi Surat Al-Kahfi Ayat 37

Bahwa melalui ayat ini, Allah mengingatkan tentang adanya hari kebangkitan setelah kematian di dunia ini.

Yakni orang kafir yang aslinya ingkar terhadap hari kiamat di ingatkan kembali bahwa Allah Maha Kuasa menciptakan manusia dari tanah. Allah berkuasa pula untuk membangkitkannya.

Penutup

Demikianlah kajian 4 tafsir dari Surah Al-Kahfi Ayat 37. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca Juga : Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 38

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *